Ayo Tahu Kebaikan di Hari Jumat

Ayo Tahu Kebaikan di Hari Jumat

Masjid ialah rumah ibadah untuk orang-orang Islam. Segenap kalangan mahir memasuki masjid, entah tersebut laki-laki, dara, anak kuntet, orang tua dan semuanya. seperti yang member ketahui kalau dalam tunggal Minggu terdapat hari yang menjadi hari istimewa kaum muslimin, yaitu perian Jumat. Yang mana laki-laki segera beribadah, imam menaiki mimbar masjid untuk berceramah.

 

Perian Jumat ialah hari special dan sosok Islam pun meyakini jika hari Jumat hari yang baik. Di hari Jumat, orang Agama islam dianjurkan kurang lebih sunnah. Sunnah yang disarankan dilakukan dalam hari umat diantara yakni membaca surat Al-Kahf, mencerap solawat Rasul dan pula bersedekah. Tarikh Jumat pula adalah tarikh penting untuk laki-laki.

 

Saat hari Jumat seluruh umat Islam yang laki-laki sangat diwajibkan untuk mengerjakan Solat Jum’at. Kebaikan dari solat Jumat sangatlah tidak sedikit. Pahala yang didapat luar biasa dengan hari yang yang lain. Solat Jumat kita seharga duduk menghisabkan imam berkhotbah di tempat masjid, ini sudah adalah kebaikan serta tentunya dengan mendapat ganjaran.

 


Karena tarikh Jumat merupakan hari indah dan perian dimana segala umat Islam laki2 wajib solat Jumat, siap beberapa sesuatu yang dalam sunnahkan untuk laki-laki. Untuk melakukan solat Jumat disunahkan memakai wangi-wangian, memakai pakaian terbaik untuk melakukan solat Jumat, serta menyegerakan berangkat ke langgar untuk berbuat solat Jumat.

 

Kegiatan tersebut sangat disarankan dilakukan, karena apabila dikerjakan akan memperoleh pahala. Hal yang menggembirakan dari hari Jumat adalah ada ruang dimana seruan kita hendak dikabulkan apabila berdoa di waktu ini. Waktu yang sangat indah ini yaitu waktu saat saat Ashar. Pada waktu itu sangat dianjurkan banyak menafsirkan dzikir, sholawat Nabi dan memperbanyak doa.

 

Selain ini jika selagi melaksanakan solat Jumat, dan imam sudah mulai tinggal landas keatas mimbar masjid, oleh sebab itu jangan bertutur sendiri. MIMBAR MASJID harus bercakap sendiri, lebih baik menguji untuk membena(kan) khotbah atas awal sampai selesai. Apabila ada yang mengajak bersuara, lebih baik acuhkan. Selain itu bila harus memilih, lebih bagus tidur daripada berbicara.